Indra Sjafri Masih dipercaya Persiapkan Timnas U-19

Pelatih lama Timnas U-19, Indra Sjafri, akhirnya didaulat lagi untuk menjadi pelatih sbobet anak asuhnya dulu itu. Ia mengatakan bahwa akan segera mempersiapkan skuat setelah ditunjuk oleh PSSI untuk menangani kembali Timnas Indonesia U-19 tepatnya pada hari Rabu (25/4) kemarin.

Tangani Agenda Penting Timnas Indonesia U-19

Untuk tahun 2018 ini, Timnas Indonesia U-19 memang memiliki 2 agenda penting yaitu Piala AFF U-19 yang bakal dihelat pada tanggal 2-14 Juli 2017 dan juga Piala Asia U-19 yang akan diselenggarakan tanggal 18 Oktober sampai dengan 4 November 2018 mendatang. Kedua ajang tersebut sama-sama akan digelar di Indonesia.

Karena kedua turnamen itu digelar di kandang sendiri, maka target yang dibebankan kepada Indra Sjafri dan Timnas Indonesia U-19 pun tidak main-main. PSSI pasalnya meminta Garuda Nusantara jadi Juara pada turnamen Piala AFF U-19 dan bisa lolos ke Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Polandia. Ini berarti untuk turnamen Piala Asia U-19, Timnas U-19 Indonesia paling tidak perlu berada di peringkat 4 besar atau di jajaran semifinalis.

Indra Sjafri yang melihat tak mudahnya target besar yang dibebankan kepada Timnas Indonesia U-19 ini mengaku supaya secepatnya bekerja membentuk skuat yang ideal guna menandangi dua turnamen besar tersebut.

“Bismillah. Terimakasih banyak atas kepercayaan pengurus PSSI. Terimakasih juga atas dukungan dan juga doa dari masyarakat Indonesia. Saya sesegera mungkin akan membicarakan persiapan dengan Pihak PSSI. Baru itu saja yang bisa saya sampaikan,” ungkapnya dikutip dari CNN Indonesia.

Indra Akan Kerja Keras dan Kurangi Jam Tidur

Pelatih yang berusia 55 tahun tersebut juga bakal bekerja dengan keras serta mengurangi jam tidur untuk memberikan hasil atau pencapaian yang sangat maksimal pada Timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF serta Piala Asia U-19.

“Kalau sepak bola, target itu mesti ada karena ukuran prestasi adalah ya pencapaian targetnya. Untuk itu lah besok saya mesti mulai bekerja, mengurangi jam tidur saya, dan harus bekerja keras,” ujarnya.

Selain bekerja keras dan juga mengurangi jam tidurnya, pelatih yang pernah menangangi Bali United tersebut akan menanggalkan pekerjaannya dan jabatannya di beberapa klub.

“Barusan saja dengan ustad (Yusuf Mansyur), dengan adanya penunjukkan ini beliau bilang beliau sangat mendukung saya. Tak usah dipikirkan dulu klub,” katanya.

Disinggung tentang komposisi pemain Timnas Indonesia U-19, dirinya mengaku belum dapat berkomentar banyak. Akan tetapi ia tak bisa membantah bahwa akan ada beberapa nama baru yang akan muncul. “Kita lihat sana nanti, kan belum mulai. Karena saya pikir akan muncul juga pemain-pemain baru dari hasil kompetisi,” jawabnya.

Saat kita melihat mengapa PSSI kembali menunjuk Indra untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19, PSSI memiliki beberapa alasan.

Joko Driyono selaku pelaksana tugas Ketua Umum PSSI mengatakan bahwa komite eksekutif sudah sepakat menunjuk Indra kembali karena dasarnya rancangan ide pengembangan pemain yang mana sesuai dengan Luis Mulla dan juga waktu persiapan TimnasĀ  Indonesia yang sudah cukup mepet dengan akan berlangsungnya Piala AFF yang berlagsung bulan Juli.

Atas alasan tersebut lah Indra disebut-sebut mengalahkan kandidat yang lainnya yang didaftar menjadi pelatih Timnas Indonesia U-19. PSSI mengaku nominasi pelatih cukup banyak bahkan ada 3 orang pelatih dari luar negeri. Diskusi yang mereka lakukan juga tak mudah hingga akhirnya memutuskan Indra lagi sebagai pelatih.