Pertanda Lebih Baik Manchester United Era Solksjaer

Kini Manchester United menatap babak baru bersama dengan Ole Gunnar Solskjaer. Tim Setan Merah optimisme untuk pertandingan jelang musim mendatang 2019/2020. Musim depan menjadi kesempatan emas Solksjaer untuk membimbing timnya menuju kemenangan seperti yang diharapkan. Solskjaer ditunjuk untuk menggantikan Jose Mourinho akhir 2018. Namun, Solksjaer masih dalam tahap untuk membentuk tim yang dia inginkan.

Pada pramusim ini Solksjaer bisa bekerja sepantasnya. Seperti yang dilansir oleh Evening Standard, Solksjaer telah meminta timnya untuk mengupayakan mendatangkan para pemain yang diinginkannya demi kemajuan MU.

Meskipun demikian, bukan berarti Solksjaer berada pada tantangan lebih kecil. Solksjaer memang menjadi legenda bagi MU. Maka dari itu ia harus membuktikan bahwa MU bisa menjadi lebih baik bersama bimbingannya. Fans MU juga tak sabar melihat tim favoritnya melaga dengan penuh semangat dan kemenangan. Dari hal tersebut, Solksjaer perlu strategi matang untuk perubahan jarak dekat dan perkiraan jangka panjang. Jika, skuat setan merah terus menelan kekalahan maka posisinya bisa tergoyahkan.

Hal ini pernah terjadi pada musim lalu. Di mana Manchester United memeroleh laju positif pada pekan-pekan awal, tetapi mengalami kemerosotan pada pekan terakhir mendekati ujung musim. Hasil inilah yang membuat MU harus merelakan tidak berada pada empat besar. Musim depan, menjadi awal bagi Solksjaer untuk membuktikan kelincahan timnya. Solksjaer boleh optimistis, karena MU telah menunjukkan perkembangannya.

3 Pertanda MU Bersama Solksjaer

Berikut ini beberapa pertanda baik perkembangan skuat setan merah, di antaranya yaitu:

  1. Pembelian yang tepat

Untuk memperkuat sebuah tim tentu dipengaruhi oleh para pemainnya. Maka tak lepas untuk mengupayakan target pembelian pemain supaya mencapai target yang diharapkan. Pembelian pemain tak boleh asal sembarang dilakukan. Tampaknya, MU pernah melakukan kesalahan dalam pembelian pemain.

Kendati demikian, tidak menjadi bumerang yang mencegah kesuksesan tim MU. Solksjaer melakukan pendekatan situs togel terpercaya berbeda, yang tampaknya menyukai pemain muda asli Inggris dengan bakat cemerlang, seperti Daniel James dan Aaron Wan Bisaaka.

Pembelian pemain ditentukan dari kebutuhan dalam sebuah tim. Tampaknya MU memerlukan pemain untuk membantu penyerang sayap kanan, James bisa mengisi untuk peran tersebut. Selain itu, MU kerepotan pada bek kanan, Wan-Bissaka mampu menolong untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Bahkan, kabar-kabar MU berencana untuk segera mendatangkan Harry Maguire. Hal ini bisa menjadi peluang cerdas untuk menyelesaikan masalah pertahanan Manchester United.

  1. Mental Tim

Sejak MU bersama Solksjaer, kini timnya mulai mengembangkan senyuman dalam bermain. Negative football sudah dikurangi yang mana pernah diterapkan di bawah Jose Mourinho. Saat ini Solksjaer mulai mengembalikan strategi yang pernah dimiliki oleh MU yaitu: permainan cepat, agresif, dan bola lambung dengan mantap ke jantung pertahanan lawan. Tak lupa dengan memainkan penyerang-penyerang gesit dan cepat.

Selain taktik menjadi krusial dalam pertandingan, mental sebuah tim berpengaruh dalam laju pertandingan. Digadang Marcus Rashford menjadi striker utama era Solksjaer, yang mana akan didukung oleh Anthony Martial, Jesse Lingard, dan Danial James. Aura positif MU memungkin untuk membantu memetik kemenangan.

  1. Latihan Fisik

Era Solksjaer para pemain kini lebih giat untuk melakukan latihan keras di pramusim. Gemblengan fisik ini diperlukan untuk memenuhi tuntutan pemain Solksjaer. Secara sederhana Solksjaer ingin memastikan bahwa masalah fundamental timnya seperti daya tahan fisik tidak mengganggu laga permainan. Intensitas latihan MU mulai ditingkatkan mencapai 50%, maka musim depan bisa jadi MU akan tampil lebih agresif.