Pemain-Pemain Keluarga Cemara Reuni di Film Baru

Aktor senior Adi Kurdi dan juga penyanyi senior Novia Kalopaking yang mana telah dikenal lama sebagai sosok Abah dan Emak dalam sinetron 90an, Keluarga Cemara, bakal kembali lagi dalam sebuah film keluarga dengan judul Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah (TETA).

TETA: Pemain Keluarga Cemara Reuni

Film yang mana disutradarai oleh Dedi Setiadi ini akan bercerita tentang suka-duka dan juga konflik yang ada di dalam keluarga Abah dan Emak. Film yang berdiri di bawah naungan Alimi Pictures ini pun dibintangi Ceria Hade, Pudji Lestari, dan Anisa Fujianti, yang mana sudah dikenal juga sebagai anak-anak di sinetron Keluarga Cemara.

Saat masih bermain dalam sinetron Keluarga Cemara yang sempat hit di dekade 90an, Ceria Hade sendiri memerankan sosok Euis, anak tertua di keluarga tersebut. Kemudian Anisa sebagai Cemar atau Ara dan Pudji sebagai Agil. Walau demikian, film ini tak ada hubungannya apa pun dengan sinetron Keluarga Cemara.

Film ini pasalnya diadaptasi dari novel yang ditulis oleh FX Rudi Gunawan yang berjudul sama. Hal tersebut disampaikan Anas Alimi sebagai produser eksekutif dari film ini. Film Terima Kasih Abah Terima Kasih Emak (TETA) ini jadi cerita karya FX Rudi Gunawan selanjutnya yang mana diangkat dalam layar lebar. Sejumlah novel karyanya bahkan sudah pernah diadaptasi dalam karya layar lebar, misalnya saja Bangsal 13, Tusuk Jelangkung, Realita, CInta & Rock n Roll, Aku Ingin Mencintaimu Sekali Saja.

“Pemain-pemain dalam film TETA ini memang pernah bekerja sama dalam sinetron fenomenal Keluarga Cemara lintastoto.com. Namun soal karakter, nama dan cerita tidak ada hubungannya sama sekali dengan Keluarga Cemara,” ungkap Anas dalam acara jumpa pers yang bertempat di Kuningan, Jakarta pada hari Rabu (4/3).

Ia pun menambahkan bahwa film ini adalah proyek reuni sutradara Dedi Setiadi dengan “keluarga” lamanya. Lewat film ini, Dedi pasalnya ingin memberikan gambaran soal keluarga yang sederhana di Indonesia.

Film TETA ini pun disebut menjanjikan berbagai macam isu dan juga permasalahan keluarga yang mana sering ditemui di Indonesia misalnya hubungan orang tua dengan anak, stigma pada perempuan yang menjanda, sampai dengan masalah keuangan.

Film ini mengambil tempat syuting di Sukabumi, Jawa Barat, dan dijadwalkan akan tayang pada 16 April 2020 di seluruh bioskop Indonesia.

Film Keluarga Cemara Tak Ada Hubungannya dengan TETA

Sebelumnya kita tahu bahwa sudah ada remake film Keluarga Cemara namun tidak dibintangi oleh para pemain lawas Keluarga Cemara di era 90an. Film Keluarga Cemara yang tayang Januari 2019 lalu dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir sebagai Abah dan Emak. Film yang berdurasi satu jam 50 menit tersebut terkesan ringan, sederhana, dan bermakna.

Ceritanya juga masih sama dengan cerita Keluarga Cemara yang muncul di tahun 1970an yaitu tentang keluarga kecil yang mana harus bertahan hidup setelah tulang punggung keluarganya jatuh miskin. Mereka bahkan harus pindah ke rumah dan anak-anaknya harus membantu mereka bekerja.

Namun diulas oleh beberapa pengulas film, film Keluarga Cemara versi baru itu dianggap memiliki beberapa detail kekinian yang justru mengganggu seperti misalnya adanya penyedia transportasi daring. Kemunculannya yang bisa dikatakan cukup sering itu membuat seperti kesannya penyelamat dan kesannya Keluarga Cemara sedang mempromosikan transportasi daring itu.

Apakah anda siap menyambut pemain-pemain Keluarga Cemara dengan judul film dan cerita yang berbeda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *