Kecelakaan, Lewis Hamilton Mulai GP Brasil di Posisi Paling Belakang

Telah mengunci gelar juara dunia Formula 1 (F1) musim 2017 sepertinya bukan jaminan Lewis Hamilton melenggang mulus di GP Brasil. Bahkan nasib pria kelahiran Inggris ini sangat muram ketika memulai balapan di sirkuit Interlagos, Sao Paulo hari Minggu (12/11) ini. Penyebabnya adalah karena Hamilton harus memulai start di posisi paling belakang.

 

Dalam sesi kualifikasi yang dilangsungkan hari Sabtu (11/11) kemarin, Hamilton mengalami kecelakaan dalam lap pertamanya di Q1. Dilaporkan jika mobil pebalap Mercedes ini menabrak pembatas di tikungan keenam. Beruntung, insiden itu tidak berdampak buruk pada kondisi Hamilton. Hanya saja karena tak punya catatan waktu, Hamilton harus rela start paling buncit, seperti dilansir Detik Sport.

 

Tak adanya Hamilton rupanya membuat sesi Q3 diwarnai persaingan ketat antara rekan satu tim Hamilton, Valtteri Bottas dan rival Hamilton dalam perebutan juara dunia, Sebastian Vettel. Hanya saja Vettel harus puas untuk memulai balapan di posisi kedua. Posisi tiga besar terakhir dimiliki oleh rekan satu tim Vettel di Ferrari, Kimi Raikkonen. Pasangan Ferrari itu diikuti pasangan Red Bull yakni Max Verstappen dan Daniel Ricciardo.

 

Valtteri Bottas Tercepat Sejak Latihan Bebas

Mercedes memang boleh saja dianggap sebagai tim F1 paling bersinar dalam beberapa tahun terakhir. Namun perbedaan nasib dua pebalapnya di GP Brasil jelas membuat mereka harus berbenah. Jika Bottas start di posisi terdepan, Hamilton justru harus ada di posisi paling buncit, Hasil ini tentu jauh berbeda dengan apa yang tersaji dalam sesi latihan bebas ketiga.

 

Dalam sesi latihan bebas ketiga itu, dynamic duo Mercedes ini berhasil berkuasa di peringkat domino qiu qiu pertama dan kedua. Di mana Bottas mampu menjadi kampiun dengan catatan waktu satu menit 9,281 detik dalam 24 putaran. Berada tepat di belakangnya adalah sang juara dunia empat kali, Hamilton yang melaju 0,003 detik lebih lambat daripada Bottas. Bottas membuktikan kalau dirinya memang bisa jadi pesaing cukup kuat Hamilton dalam balapan musim mendatang.

 

Posisi ketiga dan keempat dalam sesi latihan bebas ketiga ditempati dua pebalap Ferrari yaitu Raikkonen dan Vettel sementara pelengkap lima besar adalah Ricciardo. Perubahan jelas terjadi karena Verstappen dalam sesi latihan bebas ketiga ada di peringkat kesembilan sebelum akhirnya merangsek ke empat besar saat kualifikasi. Tentu ini adalah hasil memuaskan bagi pebalap berusia 20 tahun itu.

 

Gaya Balapan Hamilton Yang Makin Dewasa

Sejatinya apapun hasil dalam GP Brasil tidaklah memberi pengaruh karena Hamilton sudah pasti menjadi juara dunia. Ya, pebalap berusia 32 tahun itu mengunci gelar juara dunia di GP Meksiko, dua pekan lalu. Bahkan hasil itu diperoleh Hamilton meskipun dirinya harus tercecer dari lima besar saat finish GP Meksiko.

 

Perubahan gaya balap Hamilton di musim 2017 yang semakin dewasa dianggap sebagai kunci sukses kemenangan dirinya meraih gelar untuk kali keempat. Dengan statusnya yang kini sudah sejajar dengan Vettel, pujian justru diberikan oleh sang pesaing. “Secara keseluruhan, Hamilton memang pria yang lebih baik. Dia bekerja lebih bagus dan gaya balapannya makin dewasa. Dia sudah berubah ke arah yang makin positif,” papar Vettel seperti dilansir Viva.

 

Kendati harus mengaku kalah telak dari Hamilton yakni selisih 56 angka di klasemen pebalap, Vettel semakin tak sabar untuk memulai musim 2018 dan bersaing lagi. “Saya tidak takut dengannya. Justru saya senang bersaing dengan dia. Musim depan akan menjadi cerita berbeda. Kami memulai semuanya dari awal, meskipun memang pujian layak diberikan untuk Hamilton musim ini.”